Rabu, 04 Oktober 2023


Mengekspresikan Diri Melalui Seni Lukis




A. Pengertian

Pada dasarnya seni lukis merupakan cabang ilmu seni rupa yang diwujudkan melalui karya dua dimensi dengan media kanvas atau permukaan datar lain. Media untuk seni lukis biasa diisi oleh unsur-unsur pokok garis dan warna hasil dari permainan cat atau pewarna. Jadi dapat disimpulkan bahwa seni lukis adalah sebuah cara manusia mengekpresikan diri mereka melalui sebuah karya dua dimensi. Selain untuk mengekspresikan diri, seni lukis juga dapat membuat representasi terkait alam seperti potret pemandangan, manusia, hewan, benda.

Pengertian seni lukis ada bermacam-macam, jika tadi merupakan pengertian seni lukis secara umum, pengertian seni lukis menurut Soedarso Sp, melukis merupakan kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan datar dari objek tiga dimensi dengan tujuan mendapatkan kesan tertentu. Soedarso juga menambahkan bahwa karya seni erat kaitannya dengan pelibatan ekspresi, emosi, dan gagasan pencipta secara penuh.

Selain Soedarso Sp, terdapat pendapat lain menurut W. Setya R. Menurutnya seni lukis adalah suatu aktivitas berekspresi dari pengalaman estetika manusia yang dituangkan dalam bidang dua dimensi dengan medium rupa seperti garis, warna, bidang, tekstur, cahaya, dan ruang.


Video penjelasan tentang seni lukis


B. Komponen Seni Lukis

1. Komposisi

Komposisi adalah salah satu cara untuk merangkai unsur-unsur yang akan memberikan bentuk pada suatu karya seni lukis, seperti warna, bidang, garis, ruang dan juga gelap terang.

2. Balance

Balance atau keseimbangan merupakan salah satu cara untuk mengatur supaya serasi saat dilihat oleh kedua mata dan terlihat sangat jelas.

3. Proporsi

Proporsi merupakan karakteristik dari bentuk antara benda yang satu dengan benda yang lainnya. Sebuah lukisan tanpa proporsi akan membuat lukisan tersebut kurang seimbang.

4. Irama

Irama merupakan kesan gerak yang khas dari seorang seniman yang bisa didapatkan dari garis, warna, gerakan, bentuk, dan tekstur yang dibuat secara berulang.

5. Unity

Unity atau kesatuan adalah hasil dari adanya perpaduan unsur-unsur yang saling berhubungan dari berbagai elemen yang ada.

6. Aksentuasi

Aksentuasi atau tanda khas mempunyai maksud bahwa setiap gambar mempunyai unsur pembeda yang menjadikan gambar itu khas dan mudah diingat.



C. Aliran Seni Lukis

Aliran dalam seni lukis banyak jenisnya, berikut ada beberapa aliran seni lukis paling populer sepanjang sejarah

1. Romantisme

Aliran romantisme merupakan sebuah aliran yang menggambarkan suatu yang nyata dengan berbagai cara terkesan dramatis dan tidak nyata, dan mempunyai suasana seperti di alam mimpi.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran romantisme:

-Bersifat imajinatif, walaupun tetap realistis dan tidak ada fantasi di dalamnya
-Subjektif yaitu penciptaan seni yang dinilai sebagai sebuah ekspresi dari pelukis
-Suasana atau pencitraannya mempunyai kualitas seperti mimpi


Contoh aliran lukisan romantisme: Third Of May 1808 (1814) karya Francisco Goya

2. Naturalisme 

Suatu aliran yang hendak dibuat semirip mungkin dengan penampakan alam yang seakurat mungkin sesuai dengan referensu gambar.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran naturalisme:

-Aliran ini sangat mengutamakan kemiripan gambar lukisan dengan objek yang akan dilukis 
-Menggambarkan lukisan alam yang indah tapi berdasarkan kemurniannya 
-Selalu mengangkat tema keindahan alam yang ada disekitar seniman sebagai bentuk apresiasi seniman untuk keindahan alam


Contoh aliran lukisan naturalisme: Pemandangan Priangan (1935) karya Abdullah Suriosubroto


3. Realisme

Realisme merupakan suatu aliran yang ingin menunjukkan peristiwa atau suasana sehari-hari yang realistis tanpa dilebih-lebihkan atau dipilih kondisi yang paling indah saja.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran realisme:

-Mengangkat peristiwa yang terjadi sehari-hari yang dialami oleh kebanyakan orang 
-Realisme tidak pernah melebih-lebihkan lukisannya, selalu realistis atau sesuai dengan kejadian sehari-hari 
-Mempunyai detail gambar yang menyerupai aslinya atau natural menggunakan teknik yang dikuasai sang seniman


Contoh aliran lukisan realisme: The Stone Breakers (1849) karya Gustave Courbet


4. Impresionisme

Impresionisme merupakan sebuah aliran seni lukis yang hanya melukis sebuah impresi sekilas dari suatu subjek yang akan dilukis.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran impresionisme:

-Gambar yang dilukis cenderung tidak detail, hanya akan terlihat mirip saat dilihat dari jauh 
-Fokus untuk melukis pantulan cahaya pada subjeknya 
-Memakai teknik kuas yang disebut dab


Contoh aliran lukisan impresionisme: Dance at Le moulin de la Galette (1876) karya Pierre-Auguste Renoir


5. Fauvisme

Fauvisme biasanya menggunakan gaya yang serupa dengan impresionisme, akan tetapi menolak ide dasarnya yaitu peniruan alam. Aliran fauvisme ini adalah membuat warna menjadi unsur seni yang independen.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran fauvisme:

-Bentuk gambar pada lukisan yang di iringi oleh garis tegas yang gelap
-Keakuratan yang detail dalam bentuk gambar pada referensi model ataupun subjek akan dihiraukan
-Warna yang mencolok yang tidak terlihat keakuratan pada model yang akan dilukis

Contoh aliran lukisan fauvisme: Woman with a Hat (1905) karya Henri Matisse


6. Ekspresionisme

Aliran ekspresionisme merupakan salah satu aliran yang mengedepankan ekspresi individu seniman itu sendiri terhadap apa yang mereka ingat, lihat, dan rasakan. Ekspresionisme tidak membebankan pelukis dalam ketelitian melukis di dalam karyanya. Oleh karena itu, aliran tersebut tidak mempunyai tingkat kemiripan yang akurat bahkan sangat melenceng dari referensi alam.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran ekspresionisme:

-Tidak mengutamakan kemiripan objek yang dilukis
-Teknik melukis yang terkesan amatir tapi tetap mempunya komosisi yang baik
-Sapuan kuas yang berani dan ekspresif atau bekas kuas dibiarkan terlihat dan tidak ditutup-tutupi

Contoh aliran lukisan ekspresionisme: The Starry Night (1889) karya Vincent van Gogh


7. Kubisme

Aliran kubisme merupakan suatu aliran yang memuat berbagai sudut pandang  dari duatu objek di dalam satu gambar yang sama. Aliran satu ini juga menyederhanakan objek sampai menyerupai bentuk geometris.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran kubisme:

-Memakai beberapa prespektif sekaligus di dalam satu gambar
-Menyederhanakan objek menjadi serupa dengan bentuk yang geometris
-Melakukan dekonstruksi dan deformasi terhadap objek yang dilukis

Contoh aliran lukisan kubisme: Les Demoiselles d'Avignon (1907) karya Pablo Picasso


8. Dadaisme

Dadaisme merupakan aliran yang tidak bisa membuat sebuah karya lukisan indah secara fisik. Tapi bermuatan kritik tajam atau pesan sosial dengan cara membuat suatu sindiran tidak langsung hingga sindiran secara langsung yang cukup provokatif.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran dadaisme:

-Menampilkan sebuah gambar yang tidak indah, namun provokatif
-Berisi tentang pesan yang mempertanyakan kembali arti dari seni, peran seniman, dan estetika secara umum
-Menyampaikan seruan anti perang melalui pesan satir atau sindiran pada kekejaman perang

Contoh aliran lukisan dadaisme: L.H.O.O.Q (1919) karya Marcel Duchamp


9. Surealisme

Merupakan aliran seni lukis yang menghadirkan gambar objek yang nyata dalam keadaan yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata, sehingga lukisannya terlihat seperti dalam mimpi.

Ciri-ciri lukisan dengan aliran surealisme:

-Memuat gambar suatu objek yang nyata dalam kondisi yang tidak nyata
-Pencitraan seperti yang ada di dalam mimpi
-Terlihat seperti fantasi tapi tetap berpegang pada referensi dunia nyata

Contoh aliran lukisan surealisme: The Persistence of Memory (1931) karya Salvador Dali




D. Teknik Melukis

Teknik lukis ada banyak dan sangat berfariatif, masing-masing orang pasti memiliki karakteristik dari sebuah teknik lukis yang berbeda-beda sesuai dengan kemampuannya. Penggunaan teknik lukis sangat diperlukan untuk menghasilkan lukisan yang maksimal. Beberapa teknik lukis yang bisa digunakkan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya adalah

1. Teknik Aquarel

Teknik aquarel adalah teknik seni lukis yang menggunakan bahan dasar cat air (aquarelle). Maka dari itu, gambar yang dihasilkan dengan teknik ini cenderung transparan dan ringan.

2. Teknik Plakat

Jika teknik aquarel cenderung menghasilkan gambar yang ringan dengan menggunakan cat air, berbeda halnya dengan teknik plakat. Teknik ini merupakan teknik seni lukis yang menggunakan cat air, cat minya, dan cat akrilik dengan sapuan yang tebal dan komposisi cat yang cenderung lebih kental. Sehingga, sebuah lukisan yang menggunakan teknik ini akan memberikan kesan yang lebih berwarna di sebuah karya lukisan.

3. Teknik Spray

Teknik aquarel dan teknik plakat biasanya menggunakan kuas dalam pewarnaannya, berbeda dengan teknik spray yang menggunakan cara menyemprotkan cat ke media lukis. Tujuan dari penggunaan teknik spray ini adalah untuk menghasilkan suatu lukisan yang lebih halus dan terlihat lebih nyata dari segi visualnya.




E. Identifikasi Hasil Karya Lukis

Deskripsi Karya

Alasan: alasan saya memilih untuk melukis ini adalah karena saat saya sedang mencari referensi melalui internet, saya menemukan lukisan seperti ini dan saya sangat tertarik karena keindahannya. Saya juga menyukai warna-warna pastel yang terdapat pada lukisan tersebut dan saya rasa saya bisa untuk melukis lukisan tersebut.

Aliran: ekspresionisme.

Kendala: kendala utama yang saya hadapi adalah ketika membuat tekstur rumput hijau. Karena kuas saya yang kurang runcing dan tajam, sehingga kurang bisa mendapatkan tekstur rumput yang sempurna.



Kamis, 31 Agustus 2023

Perjalanan Karir Taylor Swift, Penyanyi Multitalenta Dengan Segudang Piala

 


        Taylor Alison Swift atau yang kerap kita sebut Taylor Swift lahir di West Reading, Pennsylvania, Amerika pada 13 Desember 1989. Putri dari Scott Kingsley Swift (Ayah) dan Andrea Swift (Ibu) sekaligus kakak dari Austin Kingsley Swift.

        Bakat Swift pada bidang seni musik sudah terlihat sejak kecil, dan diketahui pula bakat Taylor Swift menurun dari sang nenek, Majorie Finlay yang merupakan penyanyi opera. Saat usianya masih 3 tahun, ia pernah menghibur wisatawan dengan menyanyikan soundtrack film "The Lion King" (1994) yang berjudul "I Just Can't Wait to Be King".

        Seiring bertambahnya usia, bakat menyanyi Swift semakin meningkat. Pada usianya yang ke 10, ia diajarkan bermain tiga chords pada gitar oleh seorang reparasi komputer. Dia juga berhasil memenangkan kontes karaoke dan festival nyanyi yang digelar di kota asalnya. Swift juga kerap mengirimkan contoh rekaman suaranya sejak ia masih berusia 11 tahun. Selain menyanyi, Swift juga berbakat dalam hal menulis puisi dan lagu, pengalaman pribadi dan hal menarik lainnya sering menjadi inspirasi Swift dalam menulis lirik lagu dan puisi.

Potret masa kecil Taylor Swift

        Meski memiliki bakat yang luar biasa sejak kecil, hidup Swift saat kecil tidaklah mulus. Ia mengalami bullying semasa sekolah. Untungnya, Swift dapat mengatasi pengalaman buruknya tersebut dengan hal positif, yakni dengan berkarya. Ia sering menulis dan menciptakan lagu serta pernah menulis sebuah novel dengan panjang 350 halaman ketika ia berusia dua belas tahun. Semua hal tersebut ia lakukan untuk menghilangkan stress yang ada dalam pikirannya.

        Keseriusan Swift pada dunia musik mulai terlihat saat ia beranjak dewasa, ia sering mengunjungi Nahsville, Tennesse untuk menulis lagu dan mencoba mendapatkan kontrak rekaman. Perjuangan Swift berbuah manis dan berhasil memukau sejumlah label rekaman lokal dengan lagu-lagunya.

        Taylor Swift memulai debutnya sebagai penyanyi pada tahun 2006 saat usianya masih 17 tahun dengan merilis album yang berjudul sama seperti namanya, Taylor Swift, dengan single debut yang berjudul "Tim McGraw". Single Tim McGraw berhasil menduduki peringkat 40 di Billboard Hot 100 dan peringkat 6 di Billboard Hot Country Songs.

        Setelah sukses dengan album debutnya, Swift kembali merilis album Fearless pada 2008. Album ini sukses besar dan berhasil mengantarkan Swift menjadi artis termuda yang memenangkan empat Grammy Awards.

        Menjadi penyanyi muda berbakat bukan berarti selalu mendapat kemudahan. Ia sering memperoleh cibiran dari beberapa seniornya di dunia musik, khususnya pengalaman tidak menyenangkan Swift saat di MTV VMA pada tahun 2009. Kala itu, Swift yang baru saja memenangkan penghargaan Best Video Clip ingin berpidato di atas panggung. Tiba-tiba saja penyanyi rap senior, Kanye West naik ke atas panggung dan memotong pidato Swift sekaligus mencibirnya terang-terangan. Menurut Kanye, Beyonce lebih pantas memenangkan penghargaan tersebut. Meski begitu, Taylor Swift tetap berlapang dada dan menerima permintaan maaf Kanye.

        Hingga 2015, setidaknya Swift sudah dinominasikan sebanyak 541 kali dan memenangkan 250 diantaranya. Ia juga setidaknya berhasil memenangkan 10 Grammy Awards, 23 American Music Awards, 23 Billboard Music Awards, dan 12 Country Music Association Awards.

Potret Taylor Swift di Grammy Awards 2012

        Setelah merilis album Fearless, Swift kembali merilis album Speak Now (2011). Lalu pada tahun 2012, Swift kembali merilis album Red. Album Red ini berisi 16 lagu yang ditulisnya bersama berbagai penulis lagu populer. Di album ini, Swift juga berkolaborasi dengan Ed Sheeran di lagu "Everything Has Changed" dan Gary Lightbody di lagu "The Last Time". Album tersebut berhasil mencapai penjualan dengan jumlah 1 juta di minggu pertama penjualannya.

        Tak ingin berada di zona nyaman dengan genre country, Swift mulai keluar dari zona nyamannya dengan merilis album 1989 (2014) yang bergenre pop. Album ini berhasil menjadi album terlaris per 30 September 2015 dengan total 3.568.000 eksemplar terjual secara global sepanjang paruh 2015. 1989 berhasil memenangkan nominasi Album of the Year dan Best Pop Vocal Album pada ajang penghargaan Grammy Awards tahun 2016.

        Setelah sukses besar melalui album 1989, Swift kembali mengguncangkan dunia musik dengan merilis album Reputation (2017). Swift kembali merubah genrenya menjadi electropop dan R&B. Tidak sampai disitu, pada tahun 2019 Swift merilis album Lover dengan genre pop rock. Album ini terdiri dari 18 lagu dengan vibes musik yang lebih ceria, berbeda jauh dengan album sebelumnya, Reputation.

        Pada saat virus covid-19 sedang marak-maraknya di tahun 2020, justru tidak menjadi penghalang Swift dalam berkarya, Swift merilis 2 album pada tahun yang sama. Swift merilis album Folklore dan Evermore yang keduanya dirilis tahun 2020. Di era ini, Swift kembali ke esensi lagu dan suara gitar yang cukup dominan di kedua album.

        Album studio ke-10 Taylor Swift dirilis tahun 2022 dengan tajuk Midnights. Di album ini, Swift bereksperimen menggunakan genre elektronika, synth pop, dream pop, dan chill out. Album ini memechakan rekor Spotify untuk album yang paling banyak diputar dalam sehari.

Potret cover album Midnight

        Dari ke-10 album milik Taylor Swift, tidak semuanya berjalan dengan lancar. Pada tahun 2018, kontrak Swift dengan label rekamannya, Big Machine Records berakhir. Swift berpindah ke label rekaman yang baru yakni Republic Records dan Universal Music Group. Setelah Swift pindah, label Big Machine Records menjual 6 album pertama Swift senilai 300 juta dollar kepada Scooter Braun. Scooter Braun sendiri merupakan musuh bagi karir Swift, karena dirinya pernah menginjak-injak Swift saat ia sedang berada di titik terendahnya.

        Sebelum keenam album Swift dijual, Big Machine Records sempat menawarkan 6 album Swift untuk dibeli master albumnya oleh Swift. Namun di salah satu interview bersama CBS Sunday Morning, Swift menyangkal Big Machine Records pernah menawarkan 6 album kepadanya. Menurut versinya, ia mengatakan bahwa ia pertama kali mengetahui bahwa albumnya dijual melalui berita di internet.

        Beruntungnya, Swift masih bisa merekam ulang lagunya. Swift merekam ulang keenam albumnya bukanlah tanpa alasan, ia merekam ulang lagunya agar ia bisa mendapatkan hak cipta sepenuhnya atas keenam albumnya tersebut. Dan sekarang seperti yang kita sudah sering dengar, Swift mulai merekam albumnya secara bertahap dan merilisnya dengan judul yang sama namun ditambahkan (Taylor's Version) di judul albumnya. Mulai dari Fearless (Taylor's Version), Red (Taylor's Version), Speak Now (Taylor's Version), dan selanjutnya Swift akan merilis 1989 (Taylor's Version) pada 27 Oktober 2023 mendatang.

        Selain merekam ulang ke-6 albumnya, Swift juga disibukkan dengan world tour yang sedang ia laksanakan mulai dari Maret 2023 lalu sampai November 2024 mendatang, tour ini berjudul The Era's Tour. Di konser ini, Swift akan membawakan 44 lagu dari keseluruhan albumnya dengan durasi konser 3 jam. Konser ini diadakan setelah 5 tahun lamanya ia tidak menggelar world tour. Konser ini berhasil memecahkan rekor sebagai konser dengan penonton terbanyak yakni hingga hampir 70 ribu orang.

Potret Taylor Swift di panggung The Era's Tour

Music video Anti Hero oleh Taylor Swift



Mengekspresikan Diri Melalui Seni Lukis A. Pengertian Pada dasarnya seni lukis merupakan cabang ilmu seni rupa yang diwujudkan melalui karya...